Selasa, 25 Maret 2014

Manfaat Yoga Untuk Kehidupan Seks Suami Istri

Salah satu manfaat yoga adalah peningkatan kelenturan tubuh. Termasuk di antaranya adalah kelenturan organ-organ genital, sehingga Anda bisa lebih bebas dan ekspresif saat melakukan hubungan seksual. Selain itu, manfaat yoga untuk kehidupan seks suami istri adalah memperlancar peredaran darah ke seluruh bagian tubuh, termasuk ke area-area intim. Peredaran darah yang lancar di area-area intim yang dikombinasikan dengan stimulasi seks akan meningkatkan sensitivitas Anda, dan pada akhirnya menambah gairah seksual.

Yoga juga bermanfaat dalam memperkuat otot-otot tubuh, termasuk di antaranya otot-otot dasar panggul yang merupakan bagian penting dalam aktivitas hubungan seksual. Dengan otot-otot dasar panggul yang kuat, Anda bisa menghasilkan kontraksi yang lebih kuat dan kemudian melepaskannya dengan cepat, sehingga Anda bisa mendapatkan orgasme yang lebih intens. Selain itu, bagi mereka yang menggemari olahraga lari, seringkali otot pinggul dan paha menjadi tegang. Hal ini akan mempengaruhi kontraksi pada panggul, dan menyebabkan orgasme tidak mencapai maksimal. Latihan yoga dapat mengatasi ketegangan pada otot pinggul dan paha, membuat kondisi otot pinggul dan paha menjadi lebih rileks, dan Anda bisa melakukan orgasme dengan lebih intens.
Selain memiliki manfaat secara fisik, manfaat yoga untuk kehidupan seks suami istri juga berpengaruh pada mental, khususnya meningkatkan rasa percaya diri, menurunkan tingkat stres, dan meningkatkan mood untuk bercinta. Dengan berlatih yoga secara teratur, Anda akan terbiasa untuk berkonsentrasi, sehingga Anda akan fokus dengan apa yang sedang Anda lakukan. Hal ini akan terbawa juga saat Anda melakukan aktivitas seksual, di mana Anda bisa fokus dan menikmati aktivitas seksual bersama pasangan.


Rabu, 19 Februari 2014

Kamis, 12 September 2013

Minggu, 21 Juli 2013

Senin, 15 Juli 2013

KEPRIBADIAN WATAK / TEMPERAMEN


Temperamen adalah gejala karakteristik daripada sifat emosi individu, termasuk juga mudah tidaknya terkena rangsangan emosi, kekuatan serta kecepatannya bereaksi, kualitas kekuatan suasana hatinya, segala cara daripada fluktuasi (gelombang) dan identitas suasana hati.
Hubungan antara Kepribadian, Watak dan Temperamen
Kepribadian adalah organisasi dinamis di dalam individu yang terdiri dari system psikolgis yang menentukan tingkah laku dan pikiran secara karakteristik dalam menyesuakan diri terhadap lingkungan atau bisa juga dikatakan sebagai sifat, pembawaan yang khas.
Watak adalah sifat yang lebih mendasar berasal dari turunan atau totalitas dari keadaan dan cara bereaksi jiwa terhadap perangsang. Watak biasanya berasal dari bawaan sejak lahir, dimana  ketika personal itu dilahirkan maka dia telah memiliki satu watak atau suatu sikap yang mendasar yang ada pada dirinya. Watak ada juga yang berasal dari pengaruh lingkungan, maksudnya disini watak ini diperoleh berdasarkan pengaruh dari lingkungan yang telah memberikan perubahan terhadap kehidupannya ataupun gaya hidup yang dia jalankan.
Jadi dapat kita katakan di sini bahwa watak merupakan bagian dari pada kepribadian atau watak itu terdapat di dalam kepribadian, watak juga bisa membentuk suatu kepribadian sedangkan tempramen merupakan suatu karakteristik daripada sifat emosi yang juga terdapat
di dalam kepribadian dan  watak.
Jenis – Jenis Temperamen
Secara umum jenis temperamen dapat dibedakan menjadi 4 bagian, dimana masing-masing bagian memiliki kelebihan dan kekurangan. Kita bisa memiliki secara dominan dari salah satu temperamen yang ada atau bahkan perpaduan dari beberapa temperamen. Untuk dapat menentukan seseorang itu memiliki temperamen yang mana maka personal tersebut dapat mengikuti tes kepribadian (psikotes), tes ini harus diisi dengan sejujurnya, agar hasil yang didapatkan sesuai atau hampir sama dengan  kepribadian kita yang sesungguhnya. Dengan demikian kita akan dapat mengetahui, kita itu sebenarnya cenderung memiliki kepribadian atau sifat yang bagaimana? Maka kita akan tahu kelebihan dan kekurangan yang ada dalam diri kita.
Adapun jenis-jenis tempramen adalah sebagai berikut :
Sanguinis
    Kelebihan:
    • Kepribadian yang menarik
    • Suka berbicara, suka bercerita
    • Mudah berteman, orangnya bersifat suppel, tidak jaim alias    mau bergaul sama siapa saja yang penting nyambung atau asyik diajak bicara.
    • Memukau pendengar
    • Baik di panggung
    • Lugu dan polos, orangnya tidak banyak neko-neko atau tampil dengan apa adanya, tidak terlalu banyak penambahan gaya yang bukan menjadi karakteristiknya.
    • Antusias dan eksresif
      • Penuh rasa ingin tahu
      • Kekanak-kanakan
      • Suka relawan untuk tugas
      • Kreatif dan inovatif
    Kelemahan:
    • Tidak disiplin
    • Emosi tidak stabil
    • Tidak produktif
    • Eksentris
    • Membesar-besarkan masalah
      Koleris
        Kelebihan:
        • Dilahirkan sebagai pemimpin
        • Sangat memerlukan perubahan
        • Berkemauan kuat dan tegas
        • Bisa menjalankan apa saja
        • Berorientasi tujuan
        • Mengorganisir degan baik
        • Mendelegasikan pekerjaan
        • Berkembang karena  tantangan
        • Tidak terlalu perlu teman
        • Biasanya selalu benar
        • Unggul dalam keadaan darurat
        Kelemahan:
        • Dominan
        • Ceroboh
        • Merasa puas diri
        • Pekerja keras (terlalu)
        • Pemarah
        • Sarkastis (kasar)
        Melankolis
          Kelebihan :
          • Serius dan tekun
          • Berbakat dan kreatif
          • Sadar  perincian
          • Tertib dan terorganisasi
          • Teratur dan rapi
          • Perfeksionis dan standar tinggi
          • Ekonomis
          • Perhatian dan belas kasihan yang mendalam
          • Mencari teman hidup yang ideal
          Kelemahan :
          • Pemurung
          • Berpusat pada diri
          • Pembalas (pendendam)
          • Perasa
          • Sangat teoritis
          • Kurang bermasyarakat
          • Berfikiran negatif terhadap diri sendiri
            Flegmatis (stabil)
              Kelebihan :
              • Rendah hati
              • Selalu santai
              • Diam, tenang dan terkendali
              • Sabar
              • Berbahagia menerima kehidupan
              • Punya kemampuan administrasi
              • Menengahi masalah
              • Mudah diajak bergaul
              • Punya banyak teman
              • Menjadi pendengar yang baik
              Kelemahan :
              • Tidak punya motivasi
              • Tampaknya malas
              • Tidak tegas
              • Penakut suka khawatir
              Tujuan kita untuk mempelajari Kepribadian, Sikap dan Watak adalah :
              Supaya kita dapat mengenali watak kita tergolong kedalam jenis tempramen yang mana sehingga kita akan lebih mengetahui akan kelebihan dan kekurangan yang kita miliki, dan dapat melakukan usaha untuk menutupi kekurangan itu, sehingga kekurangan bukan lagi menjadi suatu hambatan dalam mengembangkan diri.
              Manfaat yang didapatkan dalam mempelajari  Kepribadian, Watak danTempramen
              Kita akan lebih memahami watak masing-masing personal (orang lain), bisa bersikap lebih dewasa karena kita sudah mengetahui karakteristik yang mereka miliki, mengurangi rasa buruk sangka dan lebih sabar dalam menghadapi sikap orang lain yang bertentangan  dengan diri kita, karena kita

              Kamis, 11 Juli 2013

              Selamat tinggal Sahabatku......Kekasihku



              Jiwa dan naluriku terluka
              Hati dan pikiranku teriris
              Ragaku diam membeku
              Karena akan berpisah

              Yakin hati kita akan selalu terikat bahkan semakin erat, 
              karena pernah bersatu dalam cahaya persahabatan penuh rindu, harapan, langkah, warna, intrik, benci bahkan cinta yang menjadi irama helaan nafasku

              Maafkan bila ada riak dalam hati yang ada disela canda tawa bahagia

              Senandung hatiku tidak ingin pisah..tapi harus

              Dengan derai bening bertaburan...
              Selamat tinggal sahabatku.....kekasihku























              Come on



              Kehabisan darah...tapi tidak luka.....cuma perih tak terhingga

              Kehabisan tenaga...tapi tidak lelah....cuma sakit tak terkira

              Kehabisan pikir...tapi tidak gila....cuma pusing merajalela

              Sadar akan kesedihan

              Sadar akan kegilaan

              Sadar akan konsekwensi

              Saatnya menjadi diri sendiri